Kamis, 15 November 2012

JENIS MUSIK MANCANEGARA



Jenis dan keunikan music manca Negara

a). Jenis Musik Mancanegara


1.   Blues
   Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantanbudak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai "jawaban" bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat. Musik blues mempunyai pengaruh yang besar terhadap musik populer Amerika dan Barat yang baru, seperti dapat terlihat dalam aliran ragtime, jazz, bluegrass, rhythm and blues, rock and roll,hip-hop, dan country, serta lagu-lagu pop konvensional.
Alat musik yang digunakan: Gitar – Gitar bass – Saksofon –Trombon – Piano – Klarinet –Terompet – Double bass –Drum – Vokal

2. Country
   Musik country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik countrymulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Istilah lain untuk genre musik ini adalah country and western, namun sudah semakin jarang dipakai kecuali di Britania Raya dan Irlandia. Karier Elvis Presley berawal dari musik berirama country sebelum menjadi raja rock and roll. Salah satu julukan baginya adalah The Hillbilly Cat. Elvis juga pernah menjadi bintang tamu tetap di acara radio milik Louisiana Hayrid. Salah seorang penyanyi country, Garth Brooks tercatat sebagai artis solo terlaku dalam sejarah industri rekaman AS. Ia telah menjual lebih dari 18 juta rekaman.
Alat musik yang digunakan: gitar, biola, steel guitar, dobro,harmonika, gitar bass, fiddle(biola), drum, mandolin, banjo

    3.   Emo
   Emo adalah gaya musik rock dengan ciri khas musik yang melodius, disertai lirik yang ekspresif dan berisi pengakuan. Punk gaya baru yang dipelopori Rites of Spring juga disebut emotive hardcore. Terjadi pergeseran dan perubahan bunyi musik dan arti, tercampur dengan pop punk dan indie rock. Emo mulai populer sebagai genre musik pada awal 2000-an mengikuti kesuksesan Jimmy Eat World dan Dashboard Confessional yang laris rekamannya hingga mendapat piringan platina, dan munculnya subgenre baru dari emo berupa screamo yang lebih agresif. Istilah emo dipakai oleh kritikus musik dan wartawan untuk menyebut musik yang dibawakan berbagai artis, termasuk Fall Out Boy dan My Chemical Romance, serta grup-grup yang unik seperti Coheed and Cambria dan Panic at the Disco. Emo muncul dari genre hardcore punk pada awal 1980-an di Washington, D.C. sebagai reaksi meningkatnya kekerasan di komunitas hardcore punk dan rasa ketidaksenangan terhadap Ian MacKaye dari Minor Threat yang mengubah fokus musiknya dari komunitas menjadi kepentingan politik individual. Penggemar Minor Threat bernama Guy Picciotto mendirikan Rites of Spring pada tahun 1984 karena berkeinginan melepaskan diri dari batasan-batasan hardcore yang mengekang, dan menggantinya dengan gitar yang melodius, ritme yang bervariasi, dan lirik yang sangat penuh luapan emosi pribadi.
Sebagian dari lirik lagu-lagu Rites of Spring telah menjadi metafora bagi pemusik emo dari generasi berikutnya, termasuk di antaranya tema-tema seperti nostalgia, kepahitan yang romantis, dan putus asa yang puitis.
Alat musik yang digunakan: vokal, gitar listrik, gitar bass, drum.

4. Metal
   Metal adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada 1970-an. Aliran musik ini mengutamakan gitar yang cukup banyak.
Subgenre musik Metal
Trash Metal dan Speed Metal
Tempo lagu sangat cepat yang diusung oleh gitaris yang memainkan gitar rhytm Downstroke pada Thrash metal oleh band-band seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax yang dijuluki Big Four Of Thrash. Di San Francisco ada Testament dan Exodus di New Jersey ada Overkill dan Sepultura dari Brazil. Sedangkan Speed metal dimainkan lebih cepat sangat-sangat cepat dan bertenaga seperti Motörhead, Iron Angel, Anthrax. Sedangkan musik Thrash metal yang berasal dari Eropa adalah seperti, Kreator dan Destruction, keduanya dari negara Jerman.
Death Metal
Underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti Grindcore dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, berkembang pada 1991 menjadi Death metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates. Melodic Death metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band yang terkenal seperti Dark Tranquillity.
Black Metal
Aliran ini muncul sekitar awal dan pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom,Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua.
Alternative Metal
Alternative metal adalah salah satu subgenre metal yang paling populer di awal 90'an. ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grudge pada akhir 80an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Primus, Rage Against The Machine dan Jane's Addiction yang mengfusikan Heavy Metal dan Alternative Rock.
Grunge
Tahun 1990-an ketika wabah musik Grunge yang awalnya adalah percampuran kental antara Heavy Metal dan Post-Punk bahkan Hardcore bermunculan di Seattle, walaupun sedikit cenderung ke Alternative rock yaitu, subgenre lain. Band Grunge dari Seattle, seperti Nirvana, Soundgarden, Pearl Jam, dan Alice in Chains.
Folk Metal
Folk Metal adalah fusi Heavy Metal dengan musik folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas dsb. Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di timur tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh
Melodic Death Metal
Melodic Death Metal sendiri berkembang pesat di Skandinavia, khususnya Gothenburg. Band-band seperti In Flames, At The Gates, Dark Tranquillity, Arch Enemy dan Soilwork. Selain di Skandinavia Melodic Death Metal juga berkembang
di regional lain sperti Children of Bodom, Kalmah dan Norther (Finlandia),The Black Dahlia Murder, Darkest Hour and Himsa (AS), Switchblade, Daysend,Infernal Method (Australia),Disarmonia Mundi (Italy) dan Blood Stain Child (Japan).
Deathcore
Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik.


Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang agnostik. Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti
Dying Fetus, Suffocation dan Crytopsy dan sebagainya. Pada era 2000'an semakin banyak band deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish Bring Me the Horizon dan lain-lain. Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran metal old school yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip yang melodian.

5. Hip Hop
   Hip Hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping),DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. "Rapping" kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop. Hip Hop sebagai kebudayaan diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.

Subgenre musik Hip Hop:
Rapcore
Run DMC sempat berkolaborasi dengan band hard rock Aerosmith pada lagu “Walk This Way”. Kolaborasi ini benar-benar sukses dan duduk di nomor satu rapsong hit di tangga lagu Billboard Hot 100. Selain Run DMC, pada tahun 1987 Beastie Boys juga sukses dengan rap core-nya dengan hits “Licensed to Ill” yang di produseri oleh Def Jam Records. Pada lagu ini Beastie Boys bekerja sama dengan Black Sabbath dan Led Zeppelin, dan dibantu oleh Kerry King, gitaris dari Slayer. De La Soul’s juga merilis lagu rap core “3 Feet High and Rising” pada tahun yang sama. Pada sekitar tahun 2000, Linkin Park merilis album dengan genre Rapcore / Rap Rock dengan nama Hybrid Theory dengan lagu In The End sebagai best song-nya.
Electro
Musik yang satu ini memang sedang naik-naiknya di saat ini, dan tidak ada yang tahu bahwa ternyata Electro juga merupakan bagian dari musik Hip Hop. Run DMC menjadi dedengkot pada aliran yang satu ini. “Planet Rock” dari Afrika Bambaataa menjadi target Run DMC untuk disisipi irama Eelctro ini dan ternyata sangat sukses di pasaran. Hits berikutnya ialah “It’s Like That” yang tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita.
Miami Bass
Miami Bass ialah bagian dari Hip Hop yang dipopulerkan oleh 2 Live Crew, JJ Fad, DJ Magic Mike, dan DJ Laz. Musik ini sangat berkarakter irama bass yang kuat, dan lirik yang sedikit menyinggung tentang seks menjadi bagian dari kelompok yang satu ini.
Hardcore Hip Hop


Pada tahun 1990’an, musik dari New York dan East Coast menjadi musik yang sangat keras dan gelap, sesuai dengan kehidupan yang terjadi disana.
Artis dari tahun 80’an akhir seperti EPMD dan Eric B serta Rakim menjadi salah satu pendiri dari musik dengan irama yang keras ini. Selain dua nama tersebut, Public Enemy beserta pasukannya The Bomb Squad juga tidak mau kalah untuk menyuarakan kreativitas mereka dengan nuansa kriminal di setiap lirik-lirik lagu mereka. Wu-Tang Clan merilis album mereka pada tahun 1993 “Enter the Wu-Tang (36 Chambers)”, dan albumnya merupakan sebuah gebrakan pada tahun tersebut, khususnya di genre musik Hardcore Hip Hop.

6. Jazz
   Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari campuran-campuran musik di Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi.
Alat musik yang digunakan: Gitar – Gitar bass – Saksofon –Trombon – Piano – Klarinet –Terompet – Double bass –Drum – Vokal.
 
7. Musik Klasik
   Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21. Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16. Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktek-praktek seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.

     8. Pop
      Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial. Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuanThomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia. Musik pop merupakan induk dari segala musik modern.

9. R&B
      R&B (rhythm and blues atau ritem dan blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues. Musik ini pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.


   10. Reggae
      Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska,rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an. Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan, dikenal sebagai "skank", bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan "sekali mengeluarkan". Karakteristik, ini memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady.

11. Rock
      Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik. Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonikabergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik". Pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an, musk rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun 70an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. Juga di tahun 70an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (sub-kategori) seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Sub kategori rock yang mencuat ditahun 80an termasuk New Wave, hardcore punk dan alternative rock. Pada tahun 90an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal. Sebuah kelompuk pemusik yang mengkhususkan diri memainkan musik rock dijuluki rock bandatau rock group (grup musik rock). Rock group banyak yang terdiri dari pemain gitar, penyanyi utama (lead singer), pemain gitar bass, dan drummer (pemain drum), membentuk sebuah quartet. Beberapa group menanggalkan satu atau dua posisi diatas dan/atau menggunakan pennyanyi utama sebagai pemain alat musik disamping menyanyi, membentuk duo atau trio. Group lainnya memiliki pemusik tambahan seperti dua rhythm gitar dan atau seorang keyboardist (pemain kibor). Agak lebih jarang, penggunaan alat musik bersenar seperti biola, cello atau alat tiup seperti saksofon, terompet atau trombon.
Alat musik yang digunakan: Gitar elektrik, Gitar bas, Drum, dan Kibor.

   12. Swing
      Aliran musik ini termasuk genre musik baru turunan musik pop. Ciri-ciri yang paling jelas adalah musik swing selalu dinyanyikan dengan nada-nada yang mendayu-dayu. Musik swing juga dinyanyikan dengan sangat santai dan hampir tanpa ekspresi. Lagu yang ber-genre swing contohnya adalah “Trouble is A Friend” yang dinyanyikan Lenka.

 b). Keunikan music mancanegara
Musik Populer Mancanegara adalah musik popular yang lirik dan melodinya datang dan berasal dari luar negeri.
Jenis-jenis musik popular mancanegara :
1.   Musik Klasik
      Musik klasik dalah musik yang memiliki estetika atau keindahan yang mencapai tingkat mutu yang memuaskan dan mengandung nilai seni yang sangat tinggi. Musik klasik lahir dan berkembang pada zaman setelah barok-Rokoko yang dimulai melalui karya Johann Stamitz.
 2.   Musik Jazz
     Musik Jazz adalah jenis musik yang dimainkan atas dasar ritme dan perasaan disertai spontanitas dan dari permainan tersebut dihasilkan improvisasi-improvisasi. 
3.    Musik Rock
 Musik rock adalah aliran musik dalam bentuk komposis melodi maupun harmoni penuh denga improvisasi dissonant (tidak enak didengar) yang memekakkan telinga.
 4.    Musik Pop
Musik ini identik dengan Band, yaitu kesatuan musik yang terdiri dari 4 hingga 8 orang yang membawakan lagu jenis pop dengan ciri dan gaya tersendiri yang mengutamakan beat (gerak irama), emosi dan hot.
 5.    Musik Ska
Musik ska dikenal sebagai musik dansa rakyat Jamaika.
 6.    Musik Reggae
Reggae berakar dari musik mento, ska, dan rocksteady (aliran ska yang lebih lambat). 


Tokoh Musik Mancanegara

Berikut merupakan tokoh musik berdasarkan karya yang dipergelarkan antara lain sebagai berikut :
a. Musik Elektronis : Stockhausen, Varesse, Eimert dan Schaeffer
b. Musik Serialis : Luigi Nono, Perer Boulez, Oliver Messian
c. Musik Eksperimental : John Cage, M. Feldman, Earle Brown
d. Musik Minimalis : Phillips Glass, Steve Reich, T. Rilley, dan La Monte You
e. World Musik : Berendt, Bubi Chen, Kitaro, George Winston
f. Jazz : Duke Ellington, C. Parker, Miles Davis, Bill Evans
g. Pop/Rock : The Beatles, Jimi Hendrix, Pink Floyd, Queen

Adapun beberapa tokoh musik mancanegara lainnya :

a. Ella Fitzgerald

Ella Fitzgerald lahir pada 1918 di Virginia, Amerika Serikat. Dia adalah salah seorang penyanyi jazz populer paling berpengaruh dan gayanya masih banyak ditiru. Ella Fitzgerald dibesarkan di sebuah rumah yatim New York. Pada usia 16 tahun, dia berani menyanyi pada acara Amatir di Teater Apollo Harlem dan memenangkan hadia $ 25. Kemudian, dia diundang menyanyi dengan band Chick Webb dan berhasil membawakan lagu hit baru, seperti A-Tisket. Prestasi terbaik Ella adalah seri album buku nyanyian yang direkam pada akhir tahun 1950-an. Masing-masing berisi karya seorang komponis populer, seperti Cole Porter atau George Gershwin.

(Sumber : Oxford Ensiklopedia Pelajar Jilid 9, 1999)

b. George Gershwin

Dia lahir di New York, Amerika Serikat 1898 dan meninggal pada 1937 karena menderita tumor otak pada usia 38 tahun. Dia adalah seorang komponis, terutama pergelaran musik. George Gershwin adalah putra keluarga Yahudi yang beremigrasi ke New York dari Rusia. Sejak masih muda, dia menulis lagu untuk pertunjukan. Selama 1920-an dan 1930-an, dia mengeluarkan sederetan karya musik. Karyanya masih banyak dinyanyikan dan dimainkan sampai sekarang, seperti lagu Somebody Loves Me, Fascinating Rhythm, dan A Foggy Day.
Gershwin selalu ingin menjadi komponis yang lebih serius dan menulis musik orkestra, piano, dan sebuah opera yang berjudul Porgi and Bess. Opera musik ini sangat dikagumi. Namun, dia paling diingat karena lagu-lagunya yang ceria dan penuh nada.

Porgi and Bess
(Sumber : Oxford Ensikopedia Pelajar Jilid 9, 1992)
c. Bob Marley
Bob Marley lahir pada 1945 di Rhoden Hail, St. Ann, Jamaika dan meninggal 1981 pada usia 36 tahun karena menderita kanker. Dia merupakan penyanyi yang membuat musik reggae Jamaika menjadi musik populer di seluruh dunia.
Bob Marley lahir dari ibu kulit hitam dan ayah kulit putih yang meninggalkannya sebelum Bob lahir. Saat berusia 10 tahun, dia dan ibunya pindah dari desa ke Trenchtown, Kingston. Ketika dia bergabung dalam Wailin Wailers pada 1960, dia menulis banyak lagu tentang kehidupan di Trenchtown. Suatu kontrak rekaman di Inggris melejitkan namanya hingga termasyhur di dunia pada tahun 1970-an. Pada saat ini, musik Reggae Wailer menarik perhatian pendengar sampai jauh keluar Jamaika dan anggota kelompok itu kini terlibat dalam Rastafarianisme.

(Sumber : Oxford Ensikopedia Pelajar Jilid 9, 1999)
d. Franz Peter Schubert
Schubert lahir pada 1797 di Wina, Austria dan meninggal pada 1828 pada usia 31 tahun. Dia merupakan seorang komponis besar dan karya yang cukup banyak, khususnya yang berbentuk nyanyian. Sejak kecil, Schubert telah menunjukkan bakan musiknya yang hebat. Ayahnya mengajarinya bermain biola, sedangkan kakaknya mengajarinya bermain piano. Saat berusia 9 tahun, dia sudah mulai belajar laras dan lagu pengiring.
Pada 1908, dia menjadi seorang korister di kapel Istana Imperial. Di sana dia mendirikan orkes siswa dan menulis musik, termasuk kuartet untuk dimainkannya sendiri atau oleh ayah dan kakak-kakaknya. Dalam hidupnya yang singkat, Schubert menulis sejumlah musik, termasuk 9 simfoni, beberapa opera, musik ruang lembut, dan lebih dari 600 lagu.

(Sumber : Oxford Ensiklopedia Pelajar Jilid 9, 1999)

Jenis-Jenis Musik Tradisi Mancanegara

Dari segi komposisinya, jenis-jenis musik tradisi mancanegara berdasarkan perkembangan sejarahnya, yaitu sebagai berikut :

a. Musik Zaman Kuno
      Jenis musik ini biasanya dipergunakan pada zaman-zaman sebelum abad masehi. Pada masa kerajaan di Eropa, misalnya pada masa kerajaan Yunani dan Romawi, pada saat itu musik difungsikan sebagai sarana berbagai kegiatan kerajaan. Misalnya, pengiring upacara dan ritual, penyembahan dewa-dewa, acara jamuan makan, ungkapan suka cita, dan ungkapan duka. Biasanya, musik pada zaman ini berbentuk ekspresi, nyanyian-nyanyian, dan tanpa atau dengan iringan alat musik sederhana.

b. Lagu-Lagu Gereja yang Homofon dan Polifon
      Pada abad pertengahan (500-1500 M) di gereja-gereja memiliki sekelompok biarawan yang bertugas menyanyikan lagu-lagu rohani. Lagu-lagu ini disebut lagu-lagu homofon karena melodi yang dinyanyikan paduan suara tersebut hanya satu suara, menggunakan tangga nada modal, dan syair yang dinyanyikan bersifat melismatis. Dengan demikian, musik zaman ini disebut sebagai musik Gregorian. Lagu-lagu yang dinyanyikan kemudian berkembang bentuknya menjadi polifon dan mencapai puncak perkembangannya pada masa Renaissance (1450-1600). Polifon artinya banyak suara. Dengan kata lain, dalam satu kelompok paduan suara sudah terdapat dua suara atau lebih. Setiap suara memiliki tekstur tersendiri.

c. Lagu-Lagu Rakya (Folk Song)
      Folk Song diartikan sebagai lagu-lagu rakyat. Setiap negara sebenarnya memiliki jenis musik ini. Tema setiap lagu tentunya sangat beragam. Ciri musik folk song di antaranya, melodi lagu dan syairnya sederhana, terdapat pengulangan-pengulangan, serta jenis musiknya menggambarkan kehidupan rakyat di negara tersebut.

(Sumber : Oxford Ensikopedia Pelajar Jilid 5, 1999)

d. Musik-Musik Istana
      Jenis-jenis musik ini dipergunakan sebagai musik yang berlaku untuk kalangan istana dan berungsi sebagai pengiring tari-tarian.

(Sumber : Oxford Ensikopedia Pelajar Jilid 2, 1999)

e. Musik-Musik Instrumental
      Jenis musik instrumental lebih banyak berkembang pada zaman Barok (1600-1750). Pada masa ini sudah dikenal sistem tonalitas mayor dan minor. Disebut sebagai jenis musik instrumental karena komposisinya yang dimainkan menggunakan alat musik selain vokal. Pada masa ini, instrumental selain vokal lebih dominan sebagai media bermusik. Alat-alat keyboard, seperti cembalo, harpsichord, sampai ke jenis piano dengan berbagai jenis komposisinya semakin lebih banyak. Perkembangannya hingga ke bentuk-bentuk konser. Konserto dengan menggunakan berbagai alat tiup, dan alat gesek. Komposisi-komposisi musiknya berkembang hingga ke zaman klasik (1730-1830) dimana piano menjadi alat yang lebih dominan.

f. Opera
      Gaya jenis musik ini adalah semacam pertunjukan musik dengan melibatkan sedikit aspek teatrikal. Penyanyi biasanya menyanyikan dialog-dialog yang terdapat dalam sebuah rangkaian cerita. Tema-tema pertunjukan sangat beragam. Oleh karena itu, opera pun menjadi lebih beragam jenisnya. Mereka biasanya diiringi oleh orkes dan instrumen musik lainnya.

g. Oratorium
      Oratorium berarti lagu-lagu gereja yang dinyanyikan oleh sekelompok paduan suara lengkap diiringi orkes. Tema-tema nyanyian selalu dalam konteks kerohanian di lingkungan agama Kristen. Biasanya, lagu-lagu yang dibawakan seputar cerita Yesus Kristus dan kegiatannya dalam penyebaran agama Kristen tempo dulu.

Paduan suara ini terdiri ata paduan suara lengkap laki-laki dan perempuan. Dalam komposisinya, terdapat berbagai nyanyian yang dibawakan secara solis, baik laki-laki maupun perempuan.

h. Musik Kamar
      Musik kamar diambil dari istilah asing chamber music. Musik kamar disajikan sekelompok pemain, bisa terdiri atas kwartet gesek, kuintet gesek atau paduan suara alat tiup dan gesek. Musik kamar biasanya dimainkan oleh pemain dalam jumlah yang tidak banyak. Peralatan yang dipergunakan bisa berupa biolin, biola, cello, kontrabas, dan berbagai jenis alat tiup.

(Sumber : Oxford Ensiklopedia Pelajar Jilid 5, 1999)

i. Konserto
      Seperti halnya musik kamar, konserto juga dimainkan oleh berbagai alat gesek maupun tiup bergantung komposisi musik yang diciptakannya. Hal yang khas di dalam konserto adalah dalam komposisi musiknya terdapat solis-solis yang saling bertanding. Namun, secara keseluruhan tidak solis saja yang berperan, tetapi iringan alat-alat musik lainnya pun ikut berperan. Konserto berkembang dari bentuknya yang kecil atau disebut juga concertino sampai concerto grosso.

j. Orkes Simfoni
      Orkes simfoni memiliki jumlah pemain yang sangat banyak dengan menggunakan berbagai jenis alat musik. Biasanya terdiri atas berbagai bagian, yaitu bagian alat gesek, seperti biolin, biola, cello, dan kontrabas, yang masing-masing memiliki jumlah pemain paling sedikit 6-8 orang, bagian tiup, seperti flute, oboe, fagot, englisc horn, saksofon, terompet, trombone, tuba, dan clarinet dengan jumlah pemain masing-masing paling sedikit 4-6 orang, pauken, simbal, peralatan perkusi, piano, dan seorang dirigen (konduktor). Orkes simfoni memainkan karya-karya yang cukup panjang.

(Sumber : Oxford Ensiklopedia Pelajar Jilid 6, 1999)

k. Musik Populer
      Musik populer berfungsi sebagai musik hiburan di masyarakat. Jenis musiknya sederhana hingga mudah diingat dan dipahami oleh orang lain. Perkembangan jenis musik populer ini lebih pesat karena pengaruh industri dan berita-berita dari media massa. Jenis-jenis musik populer ini adalah lagu-lagu pop, rock, jazz, heavy metal. Kaum muda biasanya lebih banyak menyenangi jenis musik seperti ini.

The Beatles terbentuk tahun 1959 di Liverpool. Kelompok ini menjadi kelompok terpopuler dalam sejarah musik rock dunia. Ketenaran internasionalnya diperoleh pada 1964 sesudah The Beatles tur di Amerik












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar